Teknik

Universitas Yang Ada Jurusan Teknik Biomedis di Indonesia

Universitas Yang Ada Jurusan Teknik Biomedis di Indonesia

Universitas Yang Ada Jurusan Teknik Biomedis di Indonesia

Universitas Jurusan Teknik Biomedis – Kuliah teknik, tapi belajar tentang kedokteran, Emang ada jurusan yang begitu? Tentunya ada ya guys! Jurusan tersebut dinamakan dengan Teknik Biomedis. Saat ini, beberapa kampus top di Indonesia seperti UGM dan ITB telah membuka program Biomedis karena lulusannya masih tergolong sedikit, tetapi banyak dibutuhkan dunia kerja!

Jurusan Teknik Biomedis sangat cocok untuk kamu yang ingin mengaplikasikan prinsip-prinsip keteknikan dalam bidang medis. Mahasiswa dijurusan ini akan mempelajari cara penerapan ilmu engineering dibidang kesehatan atau biologi. Selain membutuhkan kemampuan dibidang ilmu medis dan ilmu biologi, diperlukan pula kemampuan untuk mendesain dan memecahkan masalah. Dan pastinya, berkuliah dijurusan ini sangat mengasikkan karena kamu akan belajar banyak teknologi hingga rekayasa farmasi.

Apabila kamu punya minat untuk mendaftar kuliah dijurusan Biomedis, ada pula hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengumpulkan informasi dan juga prospek kerjanya. Nah, untuk itu kali ini kita akan bahas secara lengkap diartikel ini, ya!

Universitas Jurusan Teknik Biomedis di Indonesia

1. Institut Teknologi Bandung

Jurusan Teknik Biomedis di Institut Teknologi Bandung berada dibawah Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI). Kamu bisa menempuh studi jenjang sarjana dijurusan yang sudah berdiri sejak tahun 1998 (di bawah Teknik Elektro) dan mulai bisa dipilih mahasiswa sejak tahun 2015 ini. Jurusan Teknik Biomedis di ITB merupakan pelopor pendidikan teknik biomedis di Indonesia.

Bidang Teknik Biomedis di ITB yang telah terakredeitasi A menerapkan berbagai macam metode rekayasa dengan menggabungkan ilmu sains serta teknologi. Jurusan Teknik Biomedis di ITB ditawarkan dalam tiga jalur pilihan, yaitu jalur sel dan rekayasa biomolekular, jalur informatika biomedika, dan jalur instrumentasi, imaging, dan telemedicine. Mahasiswa akan mendapatkan berbagai macam pengalaman, seperti perkuliahan, riset, kerja sama, dan kegiatan lainnya.

2. Universitas Airlangga

Universitas Airlangga (UNAIR) memiliki Program Studi Teknik Biomedik di jenjang S1 dengan akreditasi B. Jurusan ini berada di bawah Fakultas Sains dan Teknologi UNAIR. Setelah menempuh studi selama 4 tahun (8 semester) dan lulus dari jurusan ini, kamu akan mendapatkan gelar S.T (Sarjana Teknik). Untuk bisa diterima diJurusan Tekno Biomedik, jalur SNMPTN, SBMPTN, dan jalur mandiri ditawarkan oleh UNAIR.

3. Universitas Indonesia

Program Studi Teknik Biomedik di UI bisa kamu dapatkan di Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Belajar di salah satu kampus terbaik di Indonesia akan membuatmu mendapatkan banyak pengetahuan dan sudut pandang baru. Materi yang diberikan akan menggabungkan berbagai macam prinsip bidang teknik dengan ilmu medis. Harapannya, mahasiswa yang sudah menyelesaikan studi akan mampu mengaplikasikan ilmunya dan memecahkan masalah di dunia medis. Program studi yang termasuk dalam program S1 reguler ini bisa dipilih melalui jalur masuk SNMPTN, SBMPTN, atau jalur mandiri diUI.

4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Mahasiswa Jurusan Teknik Biomedik ITS dicetak sebagai lulusan yang berkemampuan analisis serta sintesis kuat dalam bidang instrumentasi biomedik. Selain itu, mahasiswa juga akan memiliki kemampuan mengolah sinyal biomedik, kontrol biomedik, biomekanika, serta biomaterial. Kegiatan perkuliahan juga didukung dengan penelitian di Laboratorium Elektronika Biomedika dan Laboratorium Biocybernetics.

Jurusan ini berkolaborasi dengan berbagai Perguruan Tinggi dalam negeri hingga luar negeri, seperti Tohoku University dan Groningen University. Lulusan Jurusan Teknik Biomedik ITS pun akan mampu bersaing dan berkompetisi didunia kerja.

5. Universitas Gadjah Mada

Program Studi Teknik Biomedis di Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah program studi yang baru. Prodi ini dibuka tahun 2019 di bawah Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI). Mahasiswa akan dibimbing untuk memecahkan berbagai masalah kesehatan dengan mengombinasikan prinsip matematika, fisika, serta keteknikan.

Meskipun Program Studi Teknik Biomedis di UGM adalah program yang baru, tetapi proses perkuliahannya sudah didukung sarana dan prasarana yang lengkap. Tenaga pengajarnya pun berkualitas. Bahkan, sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Biomedis, kamu bisa mendapatkan kesempatan exchange dengan mahasiswa di luar negeri, mendapatkan beasiswa studi, dan tentunya mengikuti kegiatan ekstra untuk mendukung pengembangan softskill.

Bagaimana Prospek Kerja Lulusan Jurusan Teknik Biomedis?

Meskipun mempelajari dua bidang sekaligus dan terlihat rumit, prospek kerjanya sangat menjanjikan, lho. alumni jurusan Teknik Biomedis sangat diperlukan oleh industri, tidak hanya diIndonesia, tetapi juga diluar negeri.

Lulusan Teknik Biomedis bisa mencoba beberapa pilihan karier yang sampai saat ini masih banyak dibutuhkan. Misalnya, menjadi teknisi atau laboran di laboratorium kesehatan ataupun laboratorium riset dilembaga-lembaga penelitian. Selain bekerja di laboratorium kesehatan, para sarjana yang lulus dari jurusan ini juga dapat bekerja di bidang farmasi. Dan juga bisa membantu mengembangkan dan menciptakan inovasi baru pada bidang industri alat-alat medis diIndonesia.